Cara Urus Pembuatan Visa Schengen Secara Mandiri



Saat ini beberapa negara sudah menyerahkan kepengurusan Visa ke negara mereka melalui pihak ketiga, diantaranya yaitu VFS Global.

Memang dengan adanya pengurusan melalui pihak ketiga ini biaya jadi bertambah, karenanya sangat disayangkan kalau kita masih gunakan travel agent untuk mengurus pembuatannya karena menjadikan biayanya berlipat-lipat.

Padahal ngurusnya gampang banget lohh..


  1. Tinggal masuk ke situsnya www.vfsglobal.com lalu pada kiri bawah di kolom “Need Information on visas/permits?” pilih negara tujuan dan negara asal. 
  2. Saya pilih “The Netherlands” sebagai Visiting Country & “Indonesia” untuk kotak Applying Form. Lalu click “GO” maka halaman akan masuk ke “Apply Visa to The Netherland. 
  3. Di sebelah kanan click “Bahasa” untuk pilihan mengubah info ke dalam Bahasa Indonesia supaya lebih mudah. 
  4. Untuk yang baru pertama kali apply visa Schengen sebaiknya baca dulu informasi di Langkah 1, 2 & 3, supaya tidak ada kekeliruan/mis info yang bisa menyebabkan visa tertolak karena tidak sesuai.
  5. Jika sudah khatam bisa langsung masuk ke pilihan : Tipe Visa -> Visa Turis (untuk wisatawan). Dalam menu tersebut sudah tersedia info biaya, dokumen yang diperlukan, spesifikasi foto, Waktu Proses & Formulir Aplikasi. Formulirnya dalam Bahasa Inggris, tapi tenang kalau bingung ngisinya ini saya share contoh cara pengisiannya (credit to : www.ariefitria.files.wordpress.com) :  https://drive.google.com/file/d/0B3dLa2-p4MkGQXFvNDZFV0xtQ0k/view?usp=drivesdk
  6. Setelah form diisi, lengkapi dengan dokumen sesuai menu pada VFS (daftar dokumen lihat postingan dibawah).
  7. Setelah semua syarat dan dokumen lengkap, barulah dapat dibuat janji temu. Click di menu Pembuatan Janji Temu. Untuk masuk ke menu ini, registrasi dulu di “New User” selain untuk kelengkapannya juga untuk mentrasir siklus approval visa. 
  8. Selanjutnya disaat datang ke janji temu untuk penyerahan dokumen, datanglah setidaknya 30 menit sebelumnya. Datang ke Plaza Kuningan City, Lantai 1, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 18, Setiabudi, Kuningan – Jakarta. Tunjukan kupon janji temu nya ke petugas lalu masuk ke counter negara pilihan (saya ke The Netherland) dan tunggu sesuai antrian. 
  9. Setelah dokumen diserahkan selanjutnya akan diperiksa petugas. Jika kekurangannya minor (misal kurang TTD atau kurang copy) dapat langsung dilengkapi hari itu juga (di lobi VFS tersedia layanan copy dokumen). Namun jika kurang/kesalahannya major biasanya disuruh balik lagi untuk dilengkapi.    
  10. Jika semua sudah ok maka tinggal membayar biayanya : Biaya layanan Rp.350.000 + Biaya Visa 60 euro. Biaya Visa boleh dibayar dengan kartu kredit namun biaya layanan harus tunai.
  11. Setelah itu tunggu antrian untuk rekam biometric. 
  12. Selanjutnya tinggal memantau proses approval melalui login ke VFSglobal.com dan berdo’a supaya proses lancar. 
  13. Jika status di menu vfs sudah “Collected” artinya hasilnya bisa diambil di kantor VFS (apakah “approved” atau “rejected”). Bila ditolak untuk Schengen diberi kesempatan banding (re-apply) biasanya antara 21 – 90 hari sejak surat penolakan dirilis. Bila Approved, sebelum meninggalkan counter jangan lupa RECHECK kembali kebenaran penulisan Nama sesuai Paspor, tanggal berlaku visa (jangan sampai kurang dari tanggal stay di negara2 schengen) dan cek jenisnya apakah sudah Multiple (untuk yang bepergian ke beberapa negara Schengen).
  14. Cancel fake booking. Jika urusan Visa sudah beres & approved, jangan lupa untuk segera meng-cancel booking-an hotel temporer & konfirmasi ke bookingan hotel yang real (jika perlu).
Berikut ini daftar Dokumen yang disubmit saat untuk pembuatan Visa :

  • Paspor (Asli & Copy) baik yang baru & lama (jika ada) 
  • Pas foto, Syarat foto ada di petunjuk menu Visa Turis. Jika domisili di Jakarta datanglah ke daerah Sabang, disitu banyak tempat foto yang biasa foto untuk berbagai Visa jadi mereka sudah ngerti, hanya tekankan sekali lagi syarat2nya sesuai yang diterangkan di VFS. Karena kadang mereka kurang update ketentuannya. Seperti foto untuk wanita berhijab, sepertinya dulu mereka taunya harus terlihat telinga, padahal di syarat Visa Schengen untuk wanita berhijab boleh telinganya tertutup hijab. Yang penting muka tampak sektar 80%.  
  • Bukti keuangan. Biasanya saldo keuangan dalam 3 bulan terakhir. Seinget saya saat ini tidak pernah diexpose berapa minimum penghasilan di syarat bukti keuangan, karena dikhawatirkan dana yang diendapkan hanyalah dana temporer yang akan segera ditarik begitu proses visa selesai (ehm..emang bener sih..hehe) tapi bocorannya rata2 adalah jumlah : Î35-Î50 per hari x Jumlah hari stay di negara2 schengen. Untuk saya yang travel 13 hari saya ambil angka aman 15 juta rupiah endapan. Jika endapannya hanya bersifat sementara usahakan diendapkan di rekening aktif supaya hasil penilaiannya bagus. Selain bukti keuangan, sertakan juga Surat Keterangan Kepemilikan rekening dari Bank dan copy Pph 21 (jika ada).  
  • Bukti Pemesanan Penerbangan (bukan tiket). Tapi karena saya udah beli tiketnya, saya lampirkan tiket2 penerbangan yang saya pesan. 
  • Bukti Pemesanan Hotel. Bisa dilampirkan bukti pesan hotel yang free cancel. Sesuai iten (bayangan) saya maka saya lampirkan bukti2 pesan hotel yang akan dicancel setelah visa keluar. 
  • Surat Keterangan Kerja atau SIUP untuk wirausaha. Ini termasuk surat sakti yang insya Allah akan memperkuat approval Visa. 
  • Asuransi Perjalanan. Saya gunakan AXA Mandiri karena prosesnya simple, hanya registrasi online dan bisa bayar pakai kartu kredit juga. Setelah bayar, AXA akan mengirimkan email sertifikasi insurance, hanya biasanya belum lengkap (nggak ada keterangan coverage nya). Karena itu perlu di email lagi ke AXA untuk minta dikirimkan detail coverage. Asuransi yang dipilih adalah Smart Traveller yang meng-cover min. senilai Î30,000 pertanggungan, atau yang “World Class”.
  • Itinerary. Untuk independent travel yang tanpa undangan ataupun sponsor, buatlah itinerary dengan mencantumkan jadwal yang banyak shoppingnya :D    
Demikian kira-kira sharing cara urus sendiri visa schengen. Gampang kan ? :D Goodluck ya.. ;)

Happy Travelling
v(^o^)v

Comments